Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u756119063/domains/jelajahnews.id/public_html/amp/fungsi.php on line 192

DPRD Medan Soroti Target Retribusi Kekayaan Daerah Dinas KP Sangat Minim

editor - Rabu, 12 Agustus 2020 11:27 WIB
JELAJAHNEWS.ID, MEDAN - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan menyoroti pendapatan dari pengelolaan kekayaan daerah di bawah Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Medan yang sangat minim tidak realistis. Penerimaan tidak sebanding dengan biaya perawatan yang dikeluarkan.“Dibawah DKP itu ada Stadion Teladan, Stadion Kebun Bunga dan Lapangan Merdeka, kenapa retribusi sangat sedikit,” sebut Wakil Ketua DPRD Kota Medan, T. Bahrumsyah (foto), kepada wartawan di ruang kerjanya, Rabu (12/8/2020).Dalam pembahasan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) Platpon Prioritas Anggaran Sementara (PPAS) Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD) TA 2021, kata Bahrumsyah, DKP mengasumsikan target pendapatan untuk retribusi sarana tersebut sebesar Rp 7,5 juta pertahun.Dari hitung-hitungannya, sambung Bahrumsyah, berarti retribusi yang masuk hanya Rp 20 ribu per hari dari pengelolaannya, sementara biaya pemeliharaan yang dikeluarkan mencapai ratusan juta, bahkan miliaran rupiah per tahun.“Bagaimana mungkin beban biaya tinggi, tapi cuma dapat sebungkus rokok perhari. Itu tidak masuk akal,” tegas Ketua DPD PAN Kota Medan itu.Karenanya, sambung Bahrumsyah, DPRD tidak sependapat dengan target pendapatan pengelolaan saran di bawah DKP itu. Sebab, tambahnya, sarana itu tidak dipakai hanya untuk kegiatan sosial saja, tetapi juga untuk bisnis.“Lapangan itu dipakai kan bukan hanya untuk kegiatan sosial saja, tetapi juga dipakai untuk kegiatan olahraga oleh klub. Kalau hanya untuk kegiatan sosial, oke lah. Kalau dipakai klub, itu kan sewa. Kalau sudah sewa, berarti bisnis. Masa segitu pendapatannya,” ungkapnya.Makanya, lanjut Bahrumsyah, DPRD meminta DKP menyampaikan kepada pihak ketiga untuk membuat agreemet sewa menyewa yang riil sesuai dengan kesepakatan dan profesional. “Ini perlu, sehingga jelas berapa nilai sewa yang disepakati oleh kedua belah pihak,” pungkasnya.(red/Is)

Editor
: editor
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Politik

Ngaku Bingung, Nadiem : Tuntutan Saya Lebih Besar Dari Pembunuh?

Politik

Pemerintah Diminta Lebih Serius Perangi Kejahatan Transnasional

Politik

Yusril Tegaskan Pemerintah Tak Pernah Larang Pemutaran Film Dokumenter “Pesta Babi”

Politik

DPR Minta Masyarakat Terbuka dalam Survei Ekonomi BPS

Politik

Baleg DPR RI Lanjutkan Pembahasan RUU Satu Data Indonesia, Fokus pada Interoperabilitas Data

Politik

DPO Kasus PMI Ilegal Belum Ditangkap, Publik Pertanyakan Keseriusan Aparat