Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u756119063/domains/jelajahnews.id/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Diterpa Isu Rumah Tangga, Ketum PPP Sebaiknya Mundur

- Selasa, 16 Agustus 2022 11:43 WIB
JELAJAHNEWS.ID - Sebuah diskusi publik yang bertajuk ‘Menakar Peluang PPP Menembus Parlemen pada Pemilu 2024’ digelar di Jakarta yang tayang secara virtual menarik perhatian, Selasa (16/8/2022).Dalam diskusi itu muncul salah satu solusi untuk menaikkan elektabilitas Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yakni dengan mundurnya Ketua Umum PPP, Suharso Monoarfa.Selain elektabilitas yang sangat rendah, faktor isu masalah rumah tangga juga dianggap jadi alasan untuk mendesak Suharso Monoarfa mundur dari kursi Ketum PPP.Selama ini, Ketua Umum menjadi tokoh sentral bagi partai yang dapat menjadi daya tarik bagi masyarakat pemilihnya.“Tingkat elektabilitasnya Ketum PPP saat ini paling rendah dibandingkan dengan Ketum parpol lainnya,” ungkap Djayadi Hanan.Peneliti dari LSI ini mengungkapkan, penting bagi PPP untuk dapat mengevaluasi figur Ketua Umum PPP saat ini (Suharso Monoarfa).Senada dengan Djayadi Hanan, Ray Rangkuti juga mengatakan bahwa di tengah masyarakat Indonesia, figur yang memiliki elektabilitas yang tinggi menjadi salah satu faktor penting untuk menarik suara dari masyarakat pemilih.“Nah, saya dengar ada isu yang beredar bahwa Ketum PPP ini dikenal karena masalah rumah tangganya, ini yang menjadi masalah besar menurut saya untuk PPP,” ujar Pendiri Lingkar Madani ini.Menurutnya, jika isu ini tidak segera diklarifikasi ke publik, maka akan PPP dihadapkan dua masalah.Pertama, masyarakat perempuan yang sangat sensitive dengan isu rumah tangga dan kaum milenial yang juga punya atensi besar terhadap kehidupan publik figure.“Padahal kaum perempuan dan milenial saat ini menjadi masyarakat pemilih yang memiliki suara yang sangat besar,” jelasnya.Ray mengatakan, pejabat-pejabat publik sekarang itu kehidupan pribadinya sudah menjadi domain atau konsumsi publik juga. Sehingga penting bagi PPP untuk segera mengklarifikasi isu negatif tentang ketua umumnya.“Atau untuk amannya, Ketum PPP saat ini mundur saja dari jabatan Ketua Umum,” saran Ray.Pada kesempatan yang sama, politisi dari PPP Rusli Effendi tidak dapat membantah kabar tentang masalah rumah tangga yang dialami oleh Ketua Umum PPP tersebut.“Tentu isu yang muncul di dalam diskusi ini tentang masalah personal ketua umum kami akan menjadi salah satu isu yang akan kami perhatikan dan bicarakan secara internal,” ujar Rusli Effendi. (JN/BTM)

Editor
:
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Politik

Jaga Alam , Songsong Masa Depan: Jejak Konservasi INALUM dari Danau Toba hingga Pesisir Batu Bara

Politik

Messi Ukir Rekor 18 Gol di Piala Dunia, Sang Kapten Argentina Terus Tulis Sejarah

Politik

TB Hasanuddin Desak Evaluasi Latsarmil SPPI setelah Tiga Peserta Meninggal Dunia

Politik

Penggunaan TKA Harus Berdampak pada Peningkatan SDM Lokal

Politik

Tindak Lanjuti Aspirasi Demonstran di Senayan, DPR Siap Fasilitasi Dialog Mahasiswa dengan Pemerintah

Politik

Penyempurnaan Regulasi Ketenagakerjaan Harus Libatkan Serikat Pekerja dan Dunia Usaha