JELAJAHNEWS.ID - Komentar Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution sempat viral soal aktivitas komunitas lari di Stadion Teladan yang disiapkan untuk Piala AFF 2026. Namun, kini Bobby balik gagang membela para komunitas lari Banban Runing Club.
"Tidak 100 persen salah komunitas lari. Kalau boleh antusiasme olahraga, komunitas lari atau sepakbola jangan jadi permusuhan. Jangan perang lagi di media sosial, karena tidak 100 persen salah komunitas lari. Karena memang ada undangan dari panitia lokal," kata Bobby tanpa menyebutkan siapa yang dimaksud panitia lokal usai meninjau Teladan bersama Wali Kota Medan Rico Waas dan Tim PSSI, Sabtu (30/5/2026).
Kata Bobby, niat para komunitas lari hanya sekedar mengupdate kondisi Stadion Taladan. Dan sesuai namanya, para anggota lari hanya lari-lari kecil di atas rumput Stadion Teladan.
Baca Juga: Bobby Nasution : Lapangan Stadion Teladan Siap, Tapi Keputusan Penonton Ada Di PSSI Dan FIFA "Tidak 100 persen salah, walah ada salahnya. Kami juga sudah tahu orangnya. Kita minta panitia lokal akan beri sanksi.
Sikap Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution ini plin plan karena berubah dari awal yang terkesan tendensius. Awalnya Bobby turut merespons viralnya video sebuah komunitas lari yang menggunakan area Stadion Teladan Medan sebelum stadion tersebut resmi dibuka untuk umum.
Melalui kolom komentar di media sosial, Bobby Nasution menuliskan respons singkat yang langsung menjadi perhatian warganet.
"Wow, ampun sekali lihatnya ?," tulis Bobby Nasution di salah satu unggahan terkait polemik tersebut.