JELAJAHNEWS.ID -Setelah melakukan pencarian selama tiga hari, petugas gabungan akhirnya berhasil menemukan seluruh anak buah kapal (ABK) KM Usaha Baru yang mengalami kecelakaan laut di perairan Pulau Bokor, Kelurahan Pulau Untung Jawa, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, Kabupaten Kepulauan Seribu. Dengan ditemukannya korban terakhir, operasi pencarian resmi dinyatakan selesai pada Kamis (9/10/2025).
Kepala Satuan Tugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepulauan Seribu, Mansyah, mengatakan pencarian dilakukan sejak 7 Oktober hingga 9 Oktober 2025.
"KM Usaha Baru terbalik akibat dihantam ombak besar pada 7 Oktober 2025. Proses evakuasi langsung kita lakukan sejak hari pertama kejadian," ujarnya, Jumat (10/10).
Baca Juga: Diduga Terpapar Covid-19, 39 ABK KM Kelud Dikarantinakan Mansyah menjelaskan, korban terakhir yang belum ditemukan adalah Udin, salah satu
ABK KM Usaha Baru. Jenazahnya berhasil ditemukan pada Kamis (9/10) sekitar pukul 12.14 WIB di perairan Pulau Pari, tidak jauh dari lokasi kapal terbalik.
"Korban ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa di sekitar perairan Pulau Pari," terangnya.
Menurutnya, sebelum jenazah ditemukan, petugas gabungan telah melakukan penyisiran di sejumlah titik, seperti Pulau Ayer, Pulau Pari, Pulau Ayer Kecil, Pulau Karang Beras, hingga Pulau Tunda. Jenazah kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
"Kami menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan," ungkap Mansyah.