Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u756119063/domains/jelajahnews.id/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Parah! Dibiayai dari Dana Desa Simberuna, Namun Jalan Tak Dapat Diakses, APH Diminta Usut

admin - Selasa, 15 Agustus 2023 16:37 WIB
JELAJAHNEWS.ID - Warga Desa Simberuna, Kecamatan Sitellu Tali Urang (STTU) Jehe, Kabupaten Pakpak Bharat, Sumatera Utara, meminta Aparat Penegak Hukum (APH) mengusut pengalokasian Dana Desa (DD) Simberuna.Pasalnya, jalan penghubung Dusun III Buluh Dori ke Dusun I Simenneng (Simberuna) yang pengerasannya dibiayai Dana Desa, tidak dapat dilalui masyarakat, karena ditutup oknum tertentu.“Kami minta aparat hukum mengusut tuntas. Masak digunakan kepeng (uang) negara tidak bisa dimanfaatkan masyarakat. Kenapa seperti itu Kepala Desa. Kenapa membangun di lahan yang sengketa. Itu kan masalah,” kata Pa Rajudin Boangmanalu, salah seorang tokoh masyarakat Simberuna, ditemui WahanaNews.co, Selasa (15/8/2023).Dipaparkan, akses jalan itu dibuka dengan anggaran Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) saat Kepala Desa Simberuna dijabat marga Sinamo. Pengerasan, dilakukan saat Kepala Desa dijabat Daerah Solin.“Berganti dengan Daerah Solin, ada membangun, sudah dibatui (perkerasan), dibuat parit. Artinya sudah sah lah itu. Suratnya itu tidak mungkin tidak ada di masa mereka. Kenapa dianggarkan kesana, kenapa dibuat bangunan itu. Ketika dibangun oleh si Daerah, tidak ada masalah. Begitu dia kalah, ditutuplah oleh turangnya itu. Tidak ada pembebasan lahan, alasannya,” kata Boangmanalu.Dijelaskan, Daerah Solin menjabat Kepala Desa Simberuna periode tahun 2016-2021. Namun pada Pilkades 2022, Daerah kalah dari Lasme Berutu, Kades Simberuna saat ini.Warga lain bermarga Berasa, ditemui di lokasi jalan yang ditutup itu mengatakan, akses dimaksud sangat urgen bagi masyarakat, menuju ladang mereka.Pasca ditutup, masyarakat pun berjalan dari jalan lain, jalan setapak, yang diberikan warga sekitar.“Warga butuh jalan ini. Ini ladang semua ini. Setelah ditutup, berbesar hati masyarakat, dikasih jalan setapak,” kata Berasa.Terpisah, Kaur Pembangunan Pemdes Simberuna, Jikki Limbong ketika dikonfirmasi dikantornya, membenarkan bahwa pada akses jalan dimaksud telah direalisasikan dua kali anggaran Dana Desa.Jikki menyebut, ia adalah Ketua Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) pengerasan jalan tersebut, sekitar tahun 2016.“Sudah dua kali (anggaran). Pengerasaan saat pak Kades Daerah Solin. Kemudian membuat paret alam saat Penjabat pak Sagala,” kata Jikki.Ditambahkan, permasalahan penutupan akses jalan itu telah mereka laporkan ke pihak terkait, untuk dicari solusi.“Di kantor ini sudah rapat 2 kali. Sudah koordinasi juga ke Pemdes, Polres, bagaimana solusi agar jalan itu dibuka kembali,” ujar Jikki.Namun, hingga saat ini, belum ada solusi. Sekitar satu tahun sudah, akses jalan dimaksud masih tertutup. (Tim/**)

Editor
: admin
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Komisi III Akan Terus Kawal Kasus Kematian Mantan Istri Polisi di Medan

Peristiwa

BTN Gandeng Pemkot Padang, Perluas Layanan dari KPR hingga Digitalisasi Layanan Publik

Peristiwa

DPR-RI Segera Panggil Polda Sumut dan Polrestabes Medan Terkait Kasus WLG

Peristiwa

Kawal Kasus Kematian Mantan Istri Anggota Polri, Komisi III : Jangan Gegabah Simpulkan Bunuh Diri

Peristiwa

Tantang Wartawan Dikonfirmasi Terkait Viral Video Diduga Hisap Vape Getar, Oknum DPRD Medan: Kalau Mau Diberitakan, Beritakan Aja. Nggak Ada Masalah

Peristiwa

Pemerintah Diminta Putus Aliran Dana Judi Online, Bukan Sekadar Blokir Situs