JELAJAHNEWS.ID - Pemerintah memastikan tidak ada perubahan tarif
listrik untuk pelanggan subsidi dan non-subsidi mulai Senin (26/5/2025). Tarif ini sama seperti periode Januari–Maret 2025, berdasarkan keputusan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
“Untuk menjaga daya beli masyarakat dan daya saing usaha, tarif listrik triwulan II 2025 diputuskan tetap,” ujar Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Kamis (27/3/2025).
PLN menyatakan kesiapannya mendukung kebijakan tersebut dengan menjaga keandalan pasokan dan efisiensi operasional.
Berikut rincian tarif listrik per 26 Mei 2025:
? Rumah Tangga:
900 VA (subsidi): Rp 605/kWh
900 VA RTM: Rp 1.352/kWh
1.300 & 2.200 VA: Rp 1.444,70/kWh
3.500–5.500 VA: Rp 1.699,53/kWh
Di atas 6.600 VA: Rp 1.699,53/kWh
? Bisnis:
6.600 VA–200 kVA: Rp 1.444,70/kWh
Di atas 200 kVA: Rp 1.114,74/kWh
? Industri:
Di atas 200 kVA: Rp 1.114,74/kWh
Di atas 30.000 kVA: Rp 996,74/kWh
? Fasilitas Pemerintah & PJU:
6.600 VA–200 kVA: Rp 1.699,53/kWh
Di atas 200 kVA: Rp 1.522,88/kWh
Penerangan jalan umum: Rp 1.699,53/kWh
Berbagai tegangan (L): Rp 1.644,52/kWh
? Pelayanan Sosial:
450 VA: Rp 325/kWh
900 VA: Rp 455/kWh
1.300 VA: Rp 708/kWh
2.200 VA: Rp 760/kWh
3.500 VA–200 kVA: Rp 900/kWh
Di atas 200 kVA: Rp 925/kWh
PLN menegaskan komitmennya menjaga tarif agar tetap stabil sebagai bagian dari dukungan terhadap ekonomi nasional. (jn/**)