JELAJAHNEWS.ID -PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) memperluas ekspansi bisnis dengan menyasar ekosistem koperasi pasar melalui kemitraan strategis bersama Induk Koperasi Pedagang Pasar (INKOPPAS). Kolaborasi ini difokuskan pada digitalisasi koperasi dan pedagang pasar sekaligus mendorong inklusi keuangan di sektor pasar tradisional.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) di Menara 2 BTN, Jakarta, Rabu (15/4/2026).
Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu, mengatakan pasar tradisional memiliki peran penting sebagai tulang punggung ekonomi kerakyatan, sehingga perlu didukung melalui akses layanan keuangan yang lebih luas dan modern.
Baca Juga: Laba BTN Tumbuh 22,6 Persen Kuartal I 2026, Didukung Transformasi dan Pembiayaan Perumahan "Kerja sama ini menjadi langkah strategis perseroan dalam memperluas akses keuangan berbasis ekosistem. Pasar tradisional merupakan tulang punggung ekonomi kerakyatan," ujar Nixon.
Melalui kemitraan ini, BTN menyiapkan sejumlah program, antara lain layanan perbankan digital, digitalisasi retribusi pasar, serta penyaluran pembiayaan seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi pedagang anggota koperasi. Selain itu, BTN juga membuka peluang pembiayaan lain, termasuk kredit produktif untuk mendukung pengembangan usaha pedagang.
Nixon menambahkan, kolaborasi tersebut tidak hanya menghadirkan kemudahan transaksi digital, tetapi juga memperkuat akses permodalan bagi pelaku usaha di pasar tradisional.
"Melalui kolaborasi dengan INKOPPAS, BTN tidak hanya menghadirkan layanan transaksi digital, tetapi juga membuka akses pembiayaan bagi pedagang anggota koperasi agar kapasitas usaha mereka meningkat secara berkelanjutan," jelasnya.