JELAJAHNEWS.ID - Direktur Utama Bank Sumut Heru Mardiansyah menyampaikan kesiapan pihaknya dalam menjalankan transformasi melalui program 100 hari kerja. Program tersebut dirancang secara bertahap, dimulai dari konsolidasi dan diagnosis organisasi, dilanjutkan eksekusi program prioritas, hingga penguatan digitalisasi layanan perbankan.
Hal ini disampaikannya Heru, sapaan akrab Heru Mardiansyah saat rapat direksi Bank Sumut, bersama Gubernur Sumatera Utara ( Sumut) Bobby Nasution, di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 41, Medan, Rabu (4/2/2026).
Heru yang merupakan Alumni Doktor Komputer USU ini menjelaskan, bahwa sejumlah target telah ditetapkan, antara lain perbaikan profil risiko, diversifikasi bisnis, peningkatan kinerja operasional, penguatan digitalisasi, serta penurunan rasio kredit bermasalah atau NPL.
"Kami ingin budaya kerja Bank Sumut menyatu dan tidak terfragmentasi. Fokus kami adalah membangun budaya kinerja yang kuat, berbasis eksekusi dan hasil, serta melakukan transformasi budaya dan digital agar layanan Bank Sumut semakin kompetitif," ujar Heru.
Sebelumnya, Gubernur Sumut Bobby Nasution meminta Bank Sumut tumbuh lebih progresif di bawah kepemimpinan Direktur Utama (Dirut) yang baru. Hal ini dinilainya penting mengingat dinamika kondisi global, di mana sektor keuangan menjadi salah satu pondasi utama sebuah negara.
Pesan tersebut, menurut Bobby Nasution, juga sejalan dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto saat Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026. Sektor keuangan disebut sebagai salah satu strategi negara dalam menghadapi tantangan global saat ini.
"Artinya sektor keuangan jadi tolok ukur pondasi negara, kalau kita kecilkan skalanya, pondasi provinsi, Saya minta peran Bank Sumut dibuat lebih progresif lagi," kata Bobby Nasution.