Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u756119063/domains/jelajahnews.id/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Pelaku Kerajinan Diajak Manfaatkan Platform Digital

- Senin, 06 Juli 2020 12:10 WIB

MEDAN – Para pelaku ekonomi kreatif khususnya kerajinan diajak untuk memanfaatkan platform digital agar tetap bertahan dan produktif di masa pandemi Covid-19.

Karena melalui aplikasi digital para pelaku usaha kerajinan lebih mudah memasarkan produk dan mengembangkan usahanya. Hal itu disampaikan Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sumatera Utara (Sumut), Nawal Lubis usai mengikuti webinar Dekranas yang bertemakan ‘Adaptasi Kebiasaan Baru Sektor Kerajinan Dalam Rangka Meningkatkan Produktivitas Melalui Platform Digital’ di kediamannya di Kawasan Deli Tua, belum lama ini.

Saat ini, kata Nawal, potensi pemasaran melalui platform digital sudah sangat besar. Apalagi masa pandemi Covid-19 ini membatasi kegiatan tatap muka setiap orang. Karena itu, platform digital adalah pilihan alternatif yang bisa dimanfaatkan untuk terus meningkatkan produktivitas. Salah satunya yang dapat dimanfaatkan para pengrajin untuk memasarkan produknya adalah aplikasi dekranasda.sumutprov.go.id yang disediakan oleh Dekranasda Sumut.

\"Saya harap, para pelaku industri ekonomi kreatif bisa memanfaatkan platform digital yang saat ini sudah semakin besar. Pandemi ini menuntut kita untuk terus berinovasi agar produktivitas tidak menurun,\" ujar Nawal.

Nawal juga mengharapkan kepada masyarakat Sumut agar senantiasa membeli produk perajin lokal, sehingga daya saing perajin lokal terus dapat meningkat.

\"Saya harapkan juga masyarakat membeli produk-produk perajin lokal kita, apalagi Sumatera Utara memiliki banyak sekali jenis kerajinan yang kualitasnya dapat bersaing dengan produk di luar daerah,\" katanya.

Ketua Umum, Dekranas Wury Estu Handayani mengatakan saat ini sektor kerajinan adalah yang terdampak pandemi cukup tinggi. Estimasi kerugiannya mencapai Rp.700 miliar. Antara lain disebabkan iklim pendapatan yang menurun drastis, daya beli masyarakat yang menurun, kesulitan mendapatkan bahan baku, proses produksi menurun dan para pelaku kesulitan membayar kredit usaha.

\"Untuk itu, diperlukan adaptasi menjadikan kebiasaan baru, meningkatkan omset dengan banyak cara, salah satunya menggunakan platform digital dalam pemasaran produk industri kecil menengah,\" kata Wury.

Plt.Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kemenparekraf, Josua Simanjuntak mengatakan para pelaku Industri Kecil Menengah harus jeli melihat perubahan. Salah satunya adalah platform digital yang kian hari kian berkembang.

\" Platform digital ini harus diambil sebagai kesempatan. Kita harus jeli melihat perubahan yang terjadi di masyarakat. Ini satu solusi yang bisa membuat kita terus bisa produktif dan usaha,\" kata Josua. (IP)

Editor
:
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

BTN Expo 2026, Awarding BTN Housingpreneur 2025 Lahirkan Inovator Muda Ekosistem Perumahan

Ekonomi

Viral Video di Medsos, Aksi Pencurian Kotak Amal di Masjid Taqwa Muhammadiyah Padangsidimpuan Terekam CCTV

Ekonomi

Pemprov Sumut Anggarkan Rp1,9 Triliun untuk Infrastruktur 2026, Fokus Jalan, SDA, dan Antisipasi Bencana

Ekonomi

33 DPW Partai Berkarya Dikabarkan Mundur Massal, Siap Deklarasikan Partai Baru

Ekonomi

Bobby Nasution Desak Daerah Tuntaskan Dokumen Pascabencana Demi Percepatan Bantuan

Ekonomi

BPJPH Verifikasi Produk Halal Karya Warga Binaan di Lapas Bagansiapiapi