Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u756119063/domains/jelajahnews.id/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I 2021 Ditargetkan Positif

- Jumat, 12 Februari 2021 06:00 WIB
JELAJAHNEWS.ID, MEDAN – Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Edy Rahmayadi menargetkan pertumbuhan ekonomi kuartal I 2021 tidak minus.Namun untuk mencapai hal tersebut, katanya, perlu kerja sama dari semua pihak termasuk bupati dan walikota. Diketahui, selama pandemi covid-19 pertumbuhan ekonomi Sumut mengalami kontraksi signifikan. Pertumbuhan ekonomi Sumut mengalami kontraksi sejak kuartal I 2020 dan terus berlangsung hingga saat ini.“Sesuai dengan instruksi Presiden, kuartal I harus pulih, minimal nol. Untuk itu penyerapan APBD harus optimal dari Kabupaten dan Kota, termasuk juga provinsi,” tegas Edy melalui video conference dengan Bupati/Walikota se-Sumut di Rumah Dinas Gubernur, belum lama ini.Ia juga mengingatkan kepada Bupati/Walikota untuk turun langsung ke tingkat desa dan Rukun Tetangga (RT) untuk memastikan bantuan sosial baik dari kementerian atau daerah berjalan dengan baik dan benar. Pimpinan daerah juga diminta menggalakkan kegiatan padat karya termasuk pengelolaan dana desa agar perekonomian kembali bergairah di Kabupaten/Kota.Bukan hanya itu, tingkat kepatuhan masyarakat terkait protokol kesehatan juga masih rendah, sehingga penyebaran Covid-19 masih cukup tinggi di Sumut. Per 10 Februari penambahan kasus di Sumut mencapai 240 kasus.“Kepatuhan kita sama protokol kesehatan masih 40%, itulah yang membuat kita kesulitan mengendalikan Covid-19, Per 10 Februari bertambah 240, padahal sebelumnya kita sempat di angka 60 pertambahannya,” jelasnyaKarena itu, agar pemulihan ekonomi dan kedisiplinan protokol kesehatan berjalan, sambung Edy, Bupati dan Walikota harus turun hingga ke tingkat desa dan RT gar benar-benar dalam mengoptimalkan perangkat-perangkatnya.Ia juga menjelaskan, akan dibentuk Kampung Tangguh Mandiri untuk pemulihan ekonomi dan juga peningkatan disiplin protokol kesehatan. Desa-desa tersebut diharapkan mampu menerapkan protokol kesehatan dengan baik dan juga mengembangkan potensi daerahnya.Untuk penanganan covid-19 desa perlu menganggarkan 8% dari dana desa, sisanya digunakan untuk kesejahteraan rakyat dalam pengembangan pertanian, peternakan, perikanan dan lainnya. Memastikan ini berjalan selain Bupati/Walikota, Polri, TNI dan Kejaksaan akan ikut turun hingga ke tingkat desa.“Akan ada reward (penghargaan) dan Punishment (hukuman) kepada desa terkait pembentukan Kampung Tangguh Mandiri. Konsepnya akan segera kita rumuskan. Persiapannya hingga akhir bulan ini, jadi 1 Maret harus sudah start. Dari Kementerian Desa juga akan turun memastikan ini berjalan dengan baik,” ungkap Edy. (IP)

Editor
:
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Usai Kasus Dugaan Pencurian Ayam Berujung Tewas, DPR Minta Masyarakat Hentikan Aksi Main Hakim Sendiri

Ekonomi

Aspirasi Tenaga Kesehatan Soal Gaji Rendah Jadi Sorotan, DPR Usulkan Aturan Upah Minimum dalam RUU Ketenagakerjaan

Ekonomi

Wagub Sumut Dorong Museum Pusaka Nias Menjadi Destinasi Wisata Sejarah Berkelas Dunia

Ekonomi

LP3SU Sebut Tindak Lanjut LHP BPK Perumda Tirtanadi Sudah Diselesaikan

Ekonomi

Ledakan Guncang Perumahan Grand Polonia Medan, Lima Rumah Rusak

Ekonomi

Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Prediksi Superkomputer, AI, dan Simulasi EA Sports Akurat