JELAJAHNEWS.ID -Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi dalam penyelenggaraan International Handicraft Trade Fair (INACRAFT), pameran kerajinan tangan terbesar dan paling bergengsi di Indonesia, di Kota Medan. Bahkan, Pemprov Sumut menawarkan sinergi strategis dengan menggabungkan penyelenggaraan INACRAFT bersama Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) pada 2027 guna memperluas dampak ekonomi dan promosi produk unggulan daerah.
Komitmen tersebut disampaikan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut, Sulaiman Harahap, saat menerima audiensi pengurus Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (ASEPHI) di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30 Medan, Senin (25/5/2026).
Menurut Sulaiman, rencana penyelenggaraan INACRAFT di Medan sejalan dengan semangat pembangunan daerah yang mengedepankan kolaborasi lintas sektor untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, pariwisata, serta pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Baca Juga: Pemprov Sumut Dorong Ruang Bersama Indonesia Jadi Benteng Perlindungan Perempuan dan Anak "Tentunya kami menyambut baik kegiatan ini.
Pemprov Sumut memiliki tagline 'Kolaborasi Sumut Berkah' dan kegiatan ini sangat sejalan untuk bisa kita kolaborasikan nantinya," ujar Sulaiman Harahap.
Ia menegaskan, penyelenggaraan pameran berskala nasional maupun internasional memerlukan persiapan yang matang, mulai dari penentuan lokasi, dukungan infrastruktur, promosi, hingga koordinasi teknis antarpihak terkait.
Untuk itu, Pemprov Sumut menawarkan dua opsi pelaksanaan kepada ASEPHI. Opsi pertama adalah menggelar INACRAFT bersamaan dengan PRSU 2027. Kolaborasi tersebut dinilai dapat meningkatkan jumlah pengunjung, memperluas promosi produk kerajinan, serta memberikan dampak ekonomi yang lebih besar bagi pelaku usaha lokal.
Sementara opsi kedua adalah menyelenggarakan INACRAFT dalam waktu lebih dekat pada 2026 dengan memanfaatkan pusat perbelanjaan strategis di Kota Medan sebagai lokasi kegiatan.