JELAJAHNEWS.ID -Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution meminta PT PLN menjadikan peristiwa padamnya listrik di sebagian besar wilayah Pulau Sumatera pada Jumat (22/5/2026) sebagai evaluasi serius agar kejadian serupa tidak kembali terulang. Pemadaman listrik dengan durasi panjang tersebut dinilai menimbulkan berbagai persoalan bagi masyarakat dan pelayanan publik.
Hal itu disampaikan Bobby Nasution saat menerima General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumut Mundakhir Salman di ruang kerjanya, Selasa (26/5/2026). Dalam pertemuan tersebut, keduanya membahas gangguan sistem kelistrikan yang dipicu putusnya jaringan kabel listrik bertegangan ekstra tinggi di Jambi sehingga berdampak pada jaringan Sumatera Bagian Utara (Sumbagut).
Bobby mengatakan pemerintah daerah sebenarnya telah mengantisipasi kemungkinan gangguan listrik dengan meminta instansi pemerintahan menyiapkan generator set (genset). Namun, pemadaman yang terjadi secara mendadak membuat sejumlah sektor belum sepenuhnya terjangkau oleh sistem cadangan listrik.
Baca Juga: Bobby Nasution Salat Idul Adha di Binjai, Pemprov Sumut Salurkan 167 Hewan Kurban "Saya melihat kemarin dari apa yang terjadi dan apa penyebabnya. Sudah kita minta antisipasi seluruh pemerintahan untuk menggunakan genset. Namun karena tiba-tiba, jadi tidak semua bisa ter-cover," ujar
Bobby Nasution.
Menurut Bobby, kejadian blackout yang hampir terjadi setiap tahun di wilayah Sumatera harus menjadi perhatian serius PLN. Ia menilai keandalan pasokan listrik sangat penting, terutama di tengah dorongan pemerintah untuk memperluas penggunaan energi listrik di berbagai sektor kehidupan.
"Hari ini pemerintah meminta semua serba listrik, mulai dari kompor, mobil, bahkan transportasi umum seperti bus sudah menggunakan listrik. Makanya kami minta support-nya, jaminan ketersediaan listrik. Jangan lagi ada istilah blackout setiap tahun, karena waktunya sangat lama dan meluas," katanya.
Ia juga menyoroti pentingnya sistem cadangan listrik untuk fasilitas vital seperti rumah sakit dan layanan kesehatan yang membutuhkan pasokan listrik stabil. Menurutnya, gangguan listrik dalam waktu lama berpotensi mengganggu pelayanan kepada masyarakat.