JELAJAHNEWS.ID -Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban ibu kota pasca-aksi unjuk rasa yang terjadi beberapa waktu terakhir. Menurutnya, tindakan kekerasan dan anarki hanya akan menimbulkan dampak negatif terhadap pembangunan bangsa.
"Supaya masyarakat juga tahu bahwa apa pun tindakan kekerasan anarkis yang terjadi di lapangan, pasti akan membawa dampak bagi pembangunan bangsa ini," ujar Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Sabtu (30/8/2025).
Pramono menjelaskan, imbauan ini disampaikan usai adanya pertemuan antara pimpinan organisasi masyarakat (ormas) dan tokoh agama yang membahas kondisi sosial akhir-akhir ini di sejumlah daerah di Indonesia. Pertemuan tersebut menekankan agar semua pihak menahan diri demi mencegah terjadinya konflik.
Baca Juga: Pasca-aksi Unjuk Rasa di DPR dan Medan Merdeka, Total Sampah Capai 18,72 Ton "Bersama-sama kita harus menjaga Jakarta. Saya juga minta Dinas Kominfotik untuk selalu menyampaikan ke publik mengenai pentingnya gerakan 'Jaga Jakarta'," tegasnya.
Lebih lanjut, Gubernur DKI menyatakan siap berkoordinasi dengan pemerintah pusat dalam penanganan dampak pasca-aksi unjuk rasa. Ia menegaskan dukungan penuh terhadap arahan Presiden Prabowo Subianto, terutama terkait pemulihan fasilitas publik yang terdampak.
"Kami dengan pemerintah pusat akan berkoordinasi. Saya akan memberikan dukungan sepenuhnya atas arahan Bapak Presiden, termasuk dalam perbaikan fasilitas umum yang ada di Jakarta," tandasnya.
Imbauan Gubernur ini menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan Jakarta sekaligus memastikan pembangunan tetap berjalan tanpa hambatan. Pemerintah daerah bersama masyarakat diharapkan dapat bersinergi agar ibu kota tetap aman, kondusif, dan produktif.(*)